• Minggu, 29 Januari 2023

Keindahan Destinasi Wisata Candi Selogriyo Magelang di Lereng Gunung Sumbing

- Sabtu, 5 November 2022 | 10:11 WIB
 Selogriyo terhitung sebagai candi kecil. Fungsi candi sebagai tempat pemujaan pada jaman Kerajaan Mataram Hindu (Sumber : Instagram @costumeworkshops)
Selogriyo terhitung sebagai candi kecil. Fungsi candi sebagai tempat pemujaan pada jaman Kerajaan Mataram Hindu (Sumber : Instagram @costumeworkshops)

KLIKINDONESIA.CO.ID - Untuk kamu yang berkunjung ke Magelang, tidak ada kelirunya bila meluangkan mengunjungi wisata candi satu ini. Sebuah candi imut yang berada di sebuah bukit samping barat Kota Magelang, persisnya di Kecamatan Windusari.

Berlainan dengan Candi Borobudur yang demikian populer sampai ke luar negeri, Candi Selogriyo terhitung sebagai candi kecil. Fungsi candi sebagai tempat pemujaan pada jaman Kerajaan Mataram Hindu membuat beberapa pembikin candi waktu itu meletakkannya dalam suatu bukit yang tersembunyi. Kemungkinan pertimbangan supaya lebih khusuk dalam melaksanakan ibadah jadi pertimbangannya.

Seperti Candi Borobudur, candi ini cuma terdiri dari 1 bangunan saja. Perbedaannya, bila Candi Borobudur demikian istimewa, Candi Selogriyo relatif bersahaja atau simpel. Jika ada tambahan, cuma sebuah tempat untuk bersuci, tetapi hingga kini tidak bisa dibangun kembali.

Baca Juga: Legenda Ratu Kalinyamat yang Lakukan Tapa Wuda untuk Membalas Arya Penangsang

Bangunan khusus Candi Selogriyo memiliki relief pada dinding candi. Relief yang ada juga sama dengan candi-candi Hindu secara umum. Di bagian utara, ada relief Durga Mahesasuramandiri, istri Dewa Siwa. Sisi barat, relief Ganesha, anak Dewa Siwa, dan sisi Selatan, Agastya Siwa Mahaguru.

Untuk rute ke arah Candi Selogriyo, sebetulnya lumayan gampang. Waktu tempuh dari pusat perkotaan cuma sekitaran 1/2 jam saja. Tetapi, ada sesuatu hal menarik saat kita ke arah lokasi candi itu. Karena perjalanan ke arah Bukit Giyanti, bukit di mana Candi Selogriyo itu ada menyuguhkan banyak kesan.

Bila mengunjungi candi itu memakai mobil, harus parkir sekitaran 1 km dari lokasi. Selebihnya harus dilakukan dengan jalan kaki melalui jalan setapak dan pematang sawah.

Baca Juga: Cerita Arjuna Wiwaha Dalam Memperoleh Anak Panah Pasopati dan Digambarkan pada Relief Beberapa Candi

Nach, beda hal bila kita memakai sepeda motor. Dengan model transportasi ini, kita bisa capai kaki bukit di mana Candi Selogriyo ada. Perjalanan dengan lewat jalan setapak dan pematang sawah, malah jadi heboh tersendiri.

Halaman:

Editor: Agus Sulistya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X