• Minggu, 29 Januari 2023

Tanggapan Kyai Marzuki Terkait Pemberitaan Tokoh Agama Jadi Provokator Demonstrasi Warga Banyuasin Kembaran

- Selasa, 15 November 2022 | 10:16 WIB
Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan kepala Desa Banyuasin Kembaran (Foto : Fz)
Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan kepala Desa Banyuasin Kembaran (Foto : Fz)

KLIKINDONESIA.CO.ID - Ada kabar berita di sejumlah media online yang menjelaskan jika warga Desa Banyuasin Kembaran yang lakukan demo di kantor Bupati Purworejo beberapa lalu diduga ada provokator, langsung di tanggapi oleh Tokoh Agama dan Kepala Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa tengah, Minggu 12 November 2022.

Mengutip dari portalindonesia.com KH Marzuki sebagai tokoh agama di Desa Banyuasin Kembaran bercerita, sekitar di tahun 2020 bulan 11 dirinya telah memperoleh photo sekdes (Andika Sari) tanpa baju di Raja Ampat.

"Tak perlu ditanya siapa yang mengirimi photo itu, yang perlu saya mengonfirmasi ke bu Sekdes, saat itu langsung saya telephone Bu Sekdes, saya tanya ini fotonya siapa, jawab Bu Sekdes" itu photo saya, kok pak kyai punya, ucap Bu Sekdes," diceritakan oleh Kyai Marzuki yang diambil dari portalindonesia.com Selasa (15/11/2022).

Baca Juga: Gus Baha : Orang Bodoh Itu Bahaya, Mereka Hafal Qur'an khusyuk Tetapi Bodoh

Selanjutnya, Kyai Marzuki mengutarakan, dirinya selanjutnya sampaikan ke Andika Sari jika ia mempunyai kedudukan melekat, dimana saja ada kamu itu (Andika Sari) disebut Bu Carek, meskipun tidak kenakan pakaian dinaspun kamu itu tetep Bu Carek.

"Tidak patutlah seorang publik figur orang yang dituakan di Banyuasin Kembaran kok semacam itu. Ibu kenapa kamu menyontohkan yang tidak baik, ingin photo model apa saja tetapi tidak boleh dibikin story apalagi di upload-upload di media massa atau di FB, IG tak perlu, karena Desa Banyuasin Kembaran ini masyarakatnya masyarakat yang religius," ungkap Kyai Marzuki,

Kyai Marzuki kembali bercerita, karena akibat terjadi lagi ada tiga video yang saya dikirimkan oleh seseorang pada akhirnya langsung tak Bu Sekdes saya panggil.

Baca Juga: Pentingnya Belajar Ilmu Fiqih untuk Kehidupan di Dunia dan Akhirat Menurut Gus Baha

"Bu Sekdes, malam nanti habis isya ke tempat saya (Kyai Marzuki) saat itu malam Sabtu bersama Kepala Desa Banyuasin Kembaran, saya ingin melempengkan atau tabayun apakah benar ini video panjenengan, disana di tonton kepala Desa Banyuasin Kembaran, selanjutnya Bu Sekdes menjawab, "Betul itu video saya, kok pak kyai punya," di jawab pak kyai tidak perlu tanya darimanakah saya dapatnya, Andika Sari mengaku jika video itu saat di Jogja," papar Kyai Marzuki.

Halaman:

Editor: Agus Sulistya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X